Gampong Jambee merupakan satu dari 44 desa yang ada di wilayah kec.Delima, kab.Pidie. Wilayah gampong Jambee sangat strategis dan berbasis pada pertanian dan perkebunan. Asal mula penamaan Jambee dikarenakan pada zaman dahulu hampir di setiap rumah memiliki pohon jambu. Namun, keberadaan pohon jambu saat ini tidak sebanyak zaman dahulu dikarenakan harga jambu yang semakin lama semakin menurun, maka pemilik memilih untuk menebang pohon jambu tersebut. Itulah yang menjadi dasar dari penaam jambee sebagai nama gampong.
Gampong Jambee merupakan kawasan yang dihuni oleh sejumlah besar penduduk yang bermayoritas suku Aceh, jumlah penduduknya 350 jiwa yang sebagian besar ber profesi sebagai petani, namun ada jga yang berprofesi sebagai pedagang, karyawan swasta dan pegawai negeri sipil.
Sumber daya alam yang tersedia melipiti sawah dan perkebunan sederhana yang banyak terdapat di dalam perkarangan rumah. Kondisi sosialnya berlandaskan ajaran Islam dan hubungan pemerintah kecamatan dan pemerintah gampong terjalin harmonis, semua itu terlihat dalam pengelolaan pemerintah dan masyarakat yang sangat baik.
Kelompok P224 | Desa Jambee | Kecamatan Delima | Kabupaten Pidie
Jambee
Minggu, 30 Agustus 2015
Mengajar Membaca
8 Agustus 2015
Assalamualaikum...
Assalamualaikum...
Sore ini kegiatan yang kami lakukan adalah mengajarkan anak-anak membaca, mereka sangat antusias dan bersemangat mengikutinya. Banyak yang mereka tanyakan terhadap kami, ada yang ingin di bacakan cerita, belajar alfabet, mengajari mereka membuat pekerjaan rumah(PR) yang di ajukan oleh guru disekolah. Tapi tidak menutup kemungkinan, ada juga anak yang usil gangguin kakak-kakaknya. Hal yang sangat kami kagumi dari anak-anak gampong Jambee patuh ketika di nasehati dan diajarkan.
Ternyata, ketika kami mengajarkan membaca, ada beberapa anak yang tidak mengerti Bahasa Indonesia dan semangat mereka untuk belajar membaca sangat besar. Dengan kedatangan kami di Gampong Jambee ini, mudah-mudahan bisa membantu mereka untuk lebih giat membaca sehingga menambah ilmu pengetahuan mereka.
Langganan:
Komentar (Atom)